
Chek Lap Kok airport .Hari masih pagi dan aku sdh ngantri check-in untuk mbalik ke kampung .Di pulau padat manusia itu seperti nggak ada bedanya pagi siang dan malam ,umyeg terus.Cewek di depan kelihatan gelisah di antrian ,tas bondhotan-nya gedhe2,ada 3 lagi ,tengok kanan-kiri ,ngeliat aku ,unjal ambegan .
"Mau ke Jakarta , Mas "
"Hooh .."
"Saya bisa bareng ,tolong ya mas , saya nggak bisa ngomongnya"
"OK "
"Bawaan saya banyak,mesti mbayar nggak ya Mas (muka kuatir)?"
"Lah ,saya nggak tahu ,sini tiketnya jadiin satu aja ,biar saya yang check-in "
----
AirBus 340 .14 ribu kaki .
Siti.Ya ,namanya Siti sudah 2 tahun kerja di negeri ini menjadi prt ,merasa lega barang bawaannya keangkut semua , oleh2 buat keluarga katanya .Aku bantu ngisi dokumen imigrasinya untuk nanti di Cengkareng.
Aku : "Sering pulang Sit ?"
Siti : " 2 tahun , ya baru pulang sekali ini ,dah kangen sama Emak ,rasanya seneng banget , semalam saya nggak bisa tidur ,seperti mimpi aja .Majikan saya baik ,Mas . Ini tiket yang mbeliin dia ,biasanya para prt harus beli pake uang sendiri "
A : "wah enak dong ,kerja di keluarga ato di mana ? ngomong2 sebulan dibayar brp ?"
S : "Majikan saya ibu2 udah tua ,umur 68 , kadang2 serangan jantung ,pingsan , saya mesti ngebel RS .Sebulan saya dapat 3200 ,ya sekitar 4 jutaanlah ,saya selalu kirim ke kampung wong makan tidur nggak mbayar "
A : "Baguslah ..dapat libur tiap bulan ? "
S : "Rasanya bosen banget disini , tinggalnya di lantai 25 , rumahnya sempit banget beda sama di kampung saya,beres2 rumah paling sebentar ,setelah itu bingung mau ngapain ,paling nemenin majikan nonton TV .Tiap hari minggu dikasih libur , ya ngumpul sama teman2 sesama prt lah . "
A : "Apa aja kegiatan kalau hari minggu sama temen2 ?"
S : "Paling kelonan"
A : "Apaa??"
S : "Ya ,kelonan sama temen lah .Yang kerja disini ribuan ,cewek semua ,laki2 nya hampir nggak ada ,ya..biasalah kita ini banyak yang lesbian "
A : (buiyuuhh!!) " Jadi.., XXXXXsensorXXXXX ... "
S : " ----------sensor XXXXXXX"
Nah..tuh..Pak Ustad , harusnya sampeyan banyak turun ke real battle field yang begitu,ada ribuan tuh umat, saya malah dengernya puluhan ribu , jangan cuma di majelis taklim yang ditebarin ayat pasti manggut2 .
----------------
Cengkareng .
Siti masih menguntit ,bingung dengan semua urusan di Bandara Cengkareng .Imigrasi clear .Periksa barang clear .Selesai periksa barang 2 orang berseragam abu2 mendekat .Tak lihat di badge-nya dari Departemen Tenaga Kerja.
SiSeragamAbuAbu_1 : “ Maaf mas ,TKI ya ? “
A : “Bukan tuh ,ada apa ?”
SiSeragamAbuAbu_2 : “Bisa lihat pasportnya ? “
A : “Kok periksa passport , anda dari mana (agak sewot) ? “
SiSeragamAbuAbu_2: “Kami dari depnaker ,hanya mengecek apakah anda TKI ,semua TKI harus lewat Termilal-3 ,kalau mbak-nya TKI khan ?”
S : “ Ya pak , saya TKI (gemeter ..) “
A : “ Dia adik saya , kami mau ke terminal satu sudah punya tiket ke Tanjung Karang “
Seseorang dari pojok mendekat .Baju sipil , tapi pamer beceng yang disengkelit di depan udel ditongolin bonggol kayunya .
SiBajuSipil : “Ada apa ini (muka garang ,ngelihat aku ) ? “
A : “Ini Pak ,saya dah keluar dari clearance barang ,mau ke terminal 1 dengan adik saya “
SiSeragamAbuAbu_1: “Ceweknya TKI , mesti lewat T-3 “
A : “Khan pemeriksaan sdh selesai semua ,kenapa mesti ke terminal 3 “
SiBajuSipil : “ Mas..anda nggak usah ikut campur.(nuding2 ).bla..bla..bla..saya pengaman bandara ..bla..bla..”
Walhasil..aku mulai gerah ,kemramyas ,tahu persis Siti (mukanya tambah kecut ,kuwatir) bakalan terhadang para srigala ini .Memangnya kalau sudah nenteng beceng mau apa di keramaian ini ,pikirku .Gut ,tenang Sit ,tak perlu kuwatir ,biar aku yang mberesin .
A : “Pak ,saya kira nggak ada pointnya kenapa mesti ke terminal 3 ,ya ?imigrasi dan custom selesai ,ya sudah “
SiBajuSipil : “ Saya tahu kamu bukan kakaknya ! mau reseh disini ? “ suaranya melengking.Sekian pasang mata lain mulai tertarik menonton kami yang mulai bergeser jadi spt terdakwa.Peduli setan dengan SiBajuSipil,pikirku ,saatnya pethenthengan !.Tiba2 sebersit akal sehat menyelinap pelan ke rongga kepala ,menyaput adrenalin yang mulai nggrojog , bi kulll meenn..bi kuulll…sang akal sehat dalam waktu sepersekian detik memberi rewind story kalau di semarang polisi yang lagi gembrebeg-pun sanggup nembak meski ke Boss-nya.Wuik..
S : “Nggak apa2 Mas ,saya ikut bapak2 ini dulu..”
A : “(bisik2..) Jangan mau mbayar macem2 “
Siti digelandang sekian srigala .Aku lunglai keluar mencari taksi.Sori Siti !
----------------
Dua hari berselang .SMS dari nomer tak dikenal.” Mas Karmoleyo terimakasih bantuannya,saya disuruh mbayar 400ribu untuk pendataan TKI di bandara kemarin “
Bedhes ! Kethek elek ! saya muring ,tega2nya berjamaah menggorok si lemah.
“Tapi diantarkan ke terminal satu dan disuruh mbayar lagi 200ribu .Siti “
Asu ! dada saya bergemuruh ,kelopak mata memanas tak tahan membayangkan isi dompet hasil keringat Siti untuk bancak-an.Mungkin juga dompet ribuan TKI lain .Bukankah ada suttle-bus gratis antar terminal bandara ?
Gusti ,panjenengan mboten sare ,to ? pripun niki etung2ane ?
madhep ngalor..
madhep ngidul...
nyawang ndhuwur...
ndhingkluk..
akhire yo mung tetep bingung
2 urun rembug:
Duh, gusti... negara ngene kok di uripi? apa ndak sebaiknya di hancurkan saja supaya bisa diganti dengan yang lebih baik? dimana-mana kok ceritanya cuman makan saudara sendiri...
edan... bajingan tenan kok bajingan-bajingan iku...
tak habis pikir... kok tega-teganya yah... :((
Post a Comment