
Kisanak ,
Tak tahu mesti mulai dari mana ceritanya tapi ternyata kisah 2006 telah usai , diwarnai dengan goresan terakhir hilangnya beberapa kapal beserta muatan dan penumpangnya , yang semua manusia ..ya manusia ! sudah sedemikian anehnya runutan kejadian sehingga kita dibuat ndomblong terbengong-bengong ,ceritanya mau duduk manis membuat rekapitulasi dan kilas balik ,namun saya hanya terkesima , terkesiap pasi yang membuat muka lebih ngowoh dan mlongo .Betapa tidak ? jika lukisan di lembar 2007 pun telah dimulai dengan garabatos dan coretan tentang hilangnya pesawat terbang dan yang lain kepleset di landasan ,sekali lagi semuanya membawa muatan manusia ( ada nyawanya ,loh ?) .
Dulu saya takjub dengan buku2 dongeng tentang segitiga bermuda ,sekarang saya miris sekiranya segitiga yang termaksud bergeser tempat ke kepulauan kita .Sebuah pusaran air mahabesar ,lobang hitam , kabut pekat ,banjir bandang ,udara yang terbelah ,ketidaktahuan total di angkasa dan sudut palung ,atau apapun kita mampu menjulukinya dengan kata2 telah menelan mentah2 semua kapal ,pesawat ,mobil ,rumah ,manusia ,ternak ,hutan dan apapun yang njenggeleg di muka tanah maupun yang sedang berselancar di air dan udara .Bumi dan langitnya yang lebar kawentar-wentar seolah menjadi mulut besar Togog yang beraliansi dengan kerakusan BetharaKala .Dahsyat ..
Ah saya lupa ,
Sang bethara pun kelihatannya tak menyisakan harapan ,kerakusannya telah pula menelan semua milik kita , ya ! bahkan sisa sedikit rasa malu ,bongkah kepatutan dan kesopanan ,sikap adiluhung ,hasrat tolong-menolong ,dedeging kaprawiran ,andhap-asor ,adil paramarta dan optimisme -pun telah di-untal-nya mentah mentah ,sambil terus pendelik-an kanan kiri ,glegeg-en menggetar di seliput gunung dan kopat-kapit mengumbar lumpur panas dan bacin dari pori2 .
Aduh biyung ...aduh Gusti...keponthal ponthal saya menerjemahi maksud Panjenengan ,membiarkan ratuadil njingkrung pules dalam sarung setelah semalam minum CTM .
madhep ngalor..
madhep ngidul...
nyawang ndhuwur...
ndhingkluk..
akhire yo mung tetep bingung
No comments:
Post a Comment