Pak SBY yang baru pulang dari Bangalore India berapi api mengulas ttg kemajuan UKM kota itu di bidang aiti. Denyut nadi teknologi di kota itu seirama dengan Silicon Valley nya US. Ditambah lagi dengan antusiasme negara tetangga yang nggak hanya nyaplok Sipadan dan Ligitan tapi ternyata juga menyiapkan secara agak mencolok “lahan” yang subur untuk menebar benih di bidang aiti .Ceritanya ,bapak kita ini agak2 iri sembari bingung utk memulai menggenjot semangat rakyat di negerinya di ranah yang sama…
"Kerja dimana Mas " tanya orang yang duduk di sebelah.
"Di Sudirman, di bidang aiti " sahut si Mas .
Pikiran si penanya sebelah pun nglemboro ke box2 komputer dengan kabel bersliwer lengkap dengan piranti lunak yang ada di dalamnya.Ya..ya ..itulah yang kebayang tentang aiti , yang singkatan keren dari Information Technology.Mana mau ketinggalan , sebuah gerai henpon di Roxi pun dipampangi judul IT-Shop , warung aiti ,entah karena dunia telekomunikasi yang sudah bersenyawa dengan dunia informasi ,toh untuk menyampaikan suatu informasi ke orang lain salah satu sarananya adalah suara ,gambar atau tulisan via henpon .Henpon ? ah yang bener? banyak orang punya kamera ada henpon-nya ;-) ,punya henpon ada komputernya ,punya laptop ada kamera dan henpon-nya ,beli chiki-ball dapat hadiah pulsa ,beli pulsanya dapat imbuhan nasi gudheg komplit ! Arrrghh...
Meskipun Kasparov akhirnya kalah main catur melawan supercomputer Deep Blue yang berkemampuan 130an Teraflop atau kira-kira setrilyun keputusan perdetik ,tak ayal ia sudah sanggup membuat Deep Blue keringatan dan geleng2 floppy (soalnya nggak punya kepala) memikirkan apa isi bathok kepala Kasparov yang hanya sebesar buah kelapa itu dan siapa yang ngrakit.Ck..ck..bagi Karmoleyo yang orang Jawa ,satu trilyun keputusan perdetik sangat2 melanggar pakem alon alon waton kelakon. Lak iyo ?
Masih menurut cerita , di lima tahun terakhir ini ada gelombang kerjaan berbasis aiti dalam jumlah milyaran dollar yang menggelontor dari US ke kawasan asia dan sekitar (kecuali ke negeri Pak SBY,kali ) tepatnya programming utk game.Ya,ternyata putaran uang di sekitar game ato permainan diatas displei dan monitor ini sekelas dengan putaran uang di Hollywood dan Las Vegas.Masa iya ?,percayalah ,dan ini juga masih diklasifikasi kerjaan IT.Bahkan, percaya nggak percaya bagi orang addicted tahap akut utk bermain judi pun tak usah pening lagi ,kalo kangen main puteran dan dadu koprok seperti di lapangan ketika ada layer tancep, sudah tersedia softwarenya.
Seorang kenalan Karmoleyo adalah boss aiti di sebuah Industri pakaian dalam wanita.Dia memasang v-sat untuk menyambung jaring informasi di antara line produksinya di Tangerang dengan kounter2 penjualan yang tersebar di US dan Europa.Lah ? apa sangkut paut aiti dengan cawat dan BH ? ternyata utk membuat arus data di semua kantornya yang tersebar di seluruh dunia bisa on-line.On-line (onlain) ? tentulah bukan dengan pengertian ON-nya lain-lain hanya karena perbedaan waktu di belahan dunia , tapi lebih pada kemudahan akses data dan pengelolaannya, katanya bersemangat .Karmo manggut manggut ( tapi nggak ngerti ).
Sejenis virus baru merembet di seantero Bandung ,merasuk di registry dan membuat PC ngre-start sendiri jika sebuah aplikasi dijalankan.Syahdan si virus buatan lokal bernama Rontokbro ini sudah sampai ke varian yang ke 15.Seorang kenalan Karmo yang lain mengeluhkan ulah para pembuat virus ini yang membuatnya kerja lemburan di kantor utk bersih2 ,padahal para kreator virus tersebut hanya mendasari ide mbambungnya demi sebuah pengakuan,bahwa ia bisa ,bahwa ia lebih canggih ,bahwa ia tak terobati .Karmoleyo yang nggak paham blas ttg per-virus-an hanya bisa mbatin kalo itu pasti kerjaan orang kemaki dan jahil mungkin malah methakil ,sejenis kejahilan yang ditingkahi kepongahan.
Buto cakil methakil …
Ngemut pen…thung !
Pardi Luwak hanya penjual gorengan keliling dengan gerobak ,bukan pekerja aiti apalagi konsultan kerah putih,tapi biar agak ng-aiti dia menulis di gerobaknya dengan cat ,tak begitu rapi http://www.gorengan.com.bro
Pardi tidak jahil atau methakil ,tidak juga drengki atau srei ,hanya nrimo ing pandum dan ...sedikit gaul, gitu loch !
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
madhep ngalor..
madhep ngidul...
nyawang ndhuwur...
ndhingkluk..
akhire yo mung tetep bingung
No comments:
Post a Comment