Tuesday, May 17, 2005

tempat yang tinggi


Sudah menjadi bisik2 umum kalau Bah Kimsan punya pesugihan,orang bilang pesugihannya seekor uler geni segede guling.Yang merasa waskita dan bisa melihat pernah menyaksaikan Nyah Kimsan menyusui pesugihannya.Sering saya kepikiran ttg anaknya ,Teksan,teman kami sepermainan ambyur2an di sungai klegung yang airnya bersih dan deras,pernah sepersusuan dengan si uler geni.Saya kepikiran bahwa kelak Teksan teman sebangku saya di SD ,yang kulitnya lebih putih dan bersih dari pada Jongko,Jonet ,Narto maupun saya ini akan diuntal ular geni untuk tumbal.Yang saya tahu persis,dari cerita Teksan,pada weton tertentu ayahnya mendaki gunung,menuju ketinggian ,menggendong cempe anak kambing dengan hanya berserandal jepit.Kata orang ia akan mengirim cemilan untuk si uler geni.Masih juga kata orang,gara2 berkongsi dengan uler geni tersebut Bah Kimsan menjadi kaya,armada bis-nya merajai jalur padat Twmangu - Solokothok ,truk-nya yang berpuluh-puluh menjaga denyut nadi kesibukan pasar Karangpandan dan Matesih.Gudang pupuk urea-nya seperti menjadi gapura di setiap area persawahan yang terhampar di barat Gunung Lawu. Entah mana yang duluan ,antara kongsi dengan uler geni dan kaya raya,tapi puluhan tahun kemudian saya mahfum,ternyata pesugihan Bah Kimsan bukan uler geni yang hanya bikin gatal dan nggilani,tapi hewan lain bernama monopoli ,yang bikin Bah Kimsan sangat mulyo sak anak putu,sedang cempe yang diatas sana digule bareng2 segerombolan remaja yang membawa rangsel carrier dan bersepatu warrior.Di tempat yang tinggi tersebut Bah Kimsan sedang nggarang menyan ,memanggil monster monopoli untuk disusui istrinya.

----------------------------------------------------------

Saya bertemu Antonio Ruiz di puncak Etna dan Pirinee .Ia juga menyukai tempat yang tinggi seperti Bah Kimsan,bahkan biasa berlama lama tinggal disana.Ruiz tak bekerja kantoran,hanya berpindah dari gunung ke gurun,ia sering hidup di ketinggian.Sempat saya terhenyak ketika ia membawa oleh2 untuk saya sepasang koteka dari Irian,ia telah 6 bulan tinggal bersama suku Dani di ketinggian Baliem.Saya pikir tadinya ia juga punya pesugihan ,setidaknya bukan uler geni ,tapi dhanyang yang lain.Ketika berkunjung ke rumahnya pikiran sayapun berhitung,ia termasuk keluarga mapan dan terlalu muda untuk punya Audi,pastilah ia berkongsi dengan dhanyang dari suatu tempat yang tinggi.Toh ,kemudian saya juga mahfum kalau Ruiz menjual liputan-nya ke National Geographic dan Canal+ .

----------------------------------------------------------

Di suatu tempat yang tinggi dari sebuah gedung coklat di bilangan Sudirman ternyata pesugihan malah mencari tuannya.Karena disini thuyul dan butoijo diobral dengan sangat murah.Ini sudah mirip bazar,pengemplang BLBI,aset2 negara,pabrik2 kongkalikong,utang mandheg ,sertifikat ,kredit macet,perumahan mangkrak,gedung berhantu dan berjenis-jenis aset tumpah ruah mencari sinergi ,semua dilego dengan harga nyeleneh.Di ketinggian ini pula diadakan lomba balapan jual aset negara.

----------------------------------------------------------

Ada apa di tempat tempat yang tinggi ? sedang kalimat baku "terserah yang di atas " pun sudah cukup beken ,seolah olah mengamini sebuah teori bahwa benar2 ada sesuatu di atas sana.Sedang Yang Lebih Sugih dari segala pesugihan tak tinggal jauh diatas sana,tapi berada lebih dekat dari urat nadi kita.

Seperti biasa,keheningan ataupun hiruk pikuk tempat2 yang tinggi selalu cepat dilupakan,ya tempat Bah Kimsan nggarang menyan,ya tempat Ruiz menyapa dhanyang-nya,ya lantai atas gedung coklat ,tak terkecuali tempat yang superduper tinggi di dalam urat nadi.