sahabat
kali ini aku akan mendaki
karena sebuah undangan
tanpa carrier dan boot warrior
tanpa temali hanya sebongkah nyali
dan cangkir usang yang kosong
sahabat
relakan aku mendaki
sebuah puncak ketakberdayaan
yang kalis dari anyaman kata-kata
kali ini aku miris
bukan oleh terjal ngarai dan rendahnya oksigen
bukan oleh pekat dingin dan perkasanya deru angin
ah..
kali ini aku mendaki sendiri
dengan seluruh kebodohanku
dan segenap ketakmengertian
diantara hiruk pikuk tujuh laksa pendaki lain
kali ini..
tak untuk berburu matahari terbit
juga tidak sejumput edelweiss biru
aku hanya akan tengadah
dengan cangkir kosongku
berharap tetesan jawab sang pengundang
sahabat
relakan aku mendaki …
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
madhep ngalor..
madhep ngidul...
nyawang ndhuwur...
ndhingkluk..
akhire yo mung tetep bingung
No comments:
Post a Comment