Friday, April 01, 2005

Yu Sari

Begitulah kita.Ketika sebuah pulau kecil di klaim oleh tetangga untuk disedot minyaknya tiba2 semua jadi berang dengan reaksi berangasan.Sudah lupa kalau BBM baru saja naik,agak2 lupa ttg Tsunami ,juga lupa kalau tahun baru kemarin ada seseorang main koboi2an dan menembak kepala orang,apalagi utk ingat kasus2 "kecil" anggota DPR yang sedang diduga korupsi,walaah...lewat !
" Ini masalah kedaulatan Bung,nyawa taruhannya !"
" Makin serakah aja ini tetangga ,sudah Sipadan dan Ligitan,ee...ngrogoh rempelo !"
" Gila apa? Ambalat itu sedang hamil minyak dan gas senilai 450 miliar dollar"
" Jangan sampai dibawa ke Mahkamah Internasional ,kita bisa kalah ,MY memang pokil"
" Ganjang Malaisia !"
Dan seperti biasa,mungkin karena sudah nggak percaya lagi dengan keprigelan tentara untuk menjaga pagar rumah,juga karena khalayak ramai sudah mahfum kalau sebagian penjaga pagar ini malah mbukak pintu utk para tetangga yang mau maling kayu dan ikan ,maka tak heran kalau dimana-mana dibuka pendaftaran Bela Tanah Air dengan segudang agenda,ya latihan pernapasan,ya latihan kekebalan,ya ngutak-atik harta warisan BK utk beli kapal perang ,ya juga nge-hack beberapa situs MY.
Masalahnya ,harga diri Pak !!
----------------------------------------
Yu Sari terkaget kaget mendengar komentar Sardi ,tukang ojeg yang lagi ngiras di warung sotonya.
" Aku weruh fotomu wudo ketok susune lho yu" ujarnya kalem.
"Wuik !"
"Iyo , malah berwarna, sopo wae oleh njupuk "
"Wuik ! ,neng endi kuwi " Yu Sari meradang.
"Neng cedhak sar Legi,aku lagi nge-cek darahe anakku sing lagi dhemam"
" Temenan, kang"
" Temenaannn..."
"Wuik !"
Ternyata benar ,Yu Sari si pemilik warung soto palang njoglo itu mejeng di brosur tentang kampanye pengecek-an dini kanker payudara,dalam keadaan seperti yang dilihat Sardi.Hanya saja si pembuat brosur ini mengambil foto Yu Sari tanpa ijin pada saat periksa Lab karena merasa ada yang nggak beres di tubuhnya.
Kota kita memang kecil,dan peng-klaim-an foto secara sepihak ini yang membuat Yu Sari jadi malu dan panas.
Masalahnya sama,harga diri Pak !!

No comments: